9 Tips Memotret Momen-Momen Olahraga

Tips Memotret Momen Olahraga 2

Olahraga, jenis apapun, adalah satu saat dimana banyak sekali momen-momen yang dapat dijadikan foto yang menarik. Banyak momen olahraga yang bisa membangkitkan rasa dan keterlibatan pada diri yang melihat. Olahraga-olahraga populer seperti sepakbola, tenis, basket, memiliki banyak peminat sendiri yang tidak segan untuk meluangkan waktu bahkan untuk sekedar melihat sebuah foto yang berkaitan dengan olahraga yang disukainya.

Sayangnya, memotret momen olahraga adalah salah satu hal yang paling sulit dilakukan. Bahkan, lebih sulit dibandingkan dengan memotret di jalanan. Pergerakan mereka yang terlibat dalam kegiatan olahraga berlangsung lebih cepat dibandingkan apa yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Maklum, para atlit yang bergelut di dunia olahraga memang diajarkan untuk gesit dan bergerak cepat.

Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan foto momen olahraga yang “baik”, memerlukan perhatian “lebih” dari seorang fotografer.

Ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu seorang fotografer dalam memotret momen olahraga, seperti tersebut di bawah ini.

9 Tips Memotret Momen Olahraga

1) Pakai Lensa Zoom

Tinggalkan lensa kit 18-55 mm dan lensa fix 50 mm di rumah. Pakai lensa zoom terpanjang yang Anda miliki. Lensa zoom di atas 200 mm, seperti 55-250 mm (atau lebih panjang) haruslah menjadi senjata andalan dalam hal ini.

Hampir pasti Anda tidak akan bisa mendekati obyek foto karena hal itu akan mengganggu jalannya pertandingan. Jadi, sudah pasti Anda akan berada “cukup jauh” dari obyek foto dan lensa kit 18-55 mm atau lensa fix 50 mm tidak akan bisa menjangkau sasaran tanpa menimbulkan gangguan.

2) Pasang Lensa Pada Auto-Focus

Pada lensa DSLR atau Mirrorless biasanya akan terdapat dua pilihan, Autofocus dan Manual. Autofocus (AF) berarti menyerahkan pemilihan fokus pada kamera, sedangkan Manual (MF) berarti Anda harus mengatur sendiri.

Dan, manual focus itu akan memakan waktu beberapa detik lebih lama dibandingkan AF. Anda bisa kehilangan momen yang ingin diabadikan. Kecuali kebetulan obyeknya sedang diam atau beristirahat, pemakaian MF rentan membuat Anda kehilangan obyek yang diinginkan.

Tips Memotret Momen Olahraga

3. Pakai Shutter Speed Tinggi

Pemakaian shutter berkecepatan tinggi sangat berguna untuk “membekukan” obyek yang bergerak cepat, dan dalam olahraga momen-momen itu ada banyak sekali. Pemakaian shutter speed rendah beresiko membuat gambar yang terekam menjadi blur.

4. Pakai Auto Mode Menguntungkan

Memang menyenangkan berkreasi dengan menggunakan manual mode, tetapi membutuhkan waktu lebih banyak.

Memang terkesan tidak kreatif, tetapi penggunaan mode auto sangat enguntungkan saat memotret momen olahraga. Hal itu memberikan waktu lebih banyak bagi sang pemotret untuk berpikir lebih tentang komposisi dan bukan setting kamera.

5. Pelajari Lokasi Pertandingan

Datang ke lokasi lebih awal akan diperlukan. Seorang fotografer bisa mempelajari arah datangnya cahaya dan memilih posisi yang dianggap paling baik dan potensial untuk menghasilkan foto yang bagus.

Hal ini menjadi penting mengingat terkadang dalam sebuah pertandingan olahraga dengan penonton yang banyak membuat sulit seorang fotografer untuk berpindah tempat. Jadi, “posisi” adalah sesuatu yang bisa menentukan “hasil” dalam hal ini.

Tips Memotret Momen Olahraga 3

6. Pergunakan Burst Mode / Continous Shooting

Anda tidak akan tahu apakah hasil jepretan Anda berhasil bagus atau tidak, sampai momen tersebut lewat. Kalau berhasil, ya bagus, tetapi kalau tidak, momen tersebut tidak bisa diulang. Lewat begitu saja.

Untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan, ada baiknya mengambil foto beberapa kali dalam satu momen dengan menggunakan Burst Mode atau Continous Shooting. Jadi, saat menekan shutter release, kamera akan merekam beberapa kali sampai jari lepas dari tombol.

7. Pemilihan Obyek

Anda tidak akan bisa merekam secara keseluruhan. Jadi, mau tidak mau Anda harus sedikit pilah pilih. Hal itu bisa dimulai sejak awal atau setelah beberapa saat pertandingan berlangsung.

Pasti ada pemain yang menonjol. Entah itu karena ia ganteng, berbadan bagus, lincah, atau bersemangat. Pemain-pemain yang menonjol ini cenderung bisa menjadi “tokoh” utama yang bagus bagi sebuah foto.

Setelah memilih, ikuti pergerakannya dan biasanya akan hadir momen-momen menarik yang bisa dipotret.

8. Jangan Pelit

Banyak orang merasa sayang kalau memotret banyak-banyak karena takut kameranya cepat rusak. Tetapi, saat memotret momen olahraga, sebaiknya pikiran hemat dibuang. Pikiran seperti itu hanya memperkecil peluang mendapatkan foto-foto olahraga yang bagus.

Mau tidak mau karena kecepatan obyek dalam kegiatan olahraga, akan banyak foto yang terbuang, tetapi biasanya pasti akan ada foto-foto yang bagus dan menarik diantaranya.

Potret sebanyak mungkin dan pilah kemudian setelah semua selesai.

Tips Memotret Momen Olahraga 4

9. Perhatikan Sudut Pengambilan Foto

Dari beberapa sudut pengambilan gambar, posisi yang paling sering menghasilkan foto momen olahraga yang baik adakah “posisi bawah” , yaitu low angle atau frog eye level. Kalau memang tempatnya memungkinkan, memotret sambil tiarap bisa menjadi pilihan.

Posisi standar, eye level, kurang maksimum untuk menghasilkan foto olahraga yang menarik.

Itulah beberapa tips memotret momen olahraga (ala saya berdasarkan pengalaman). Hasilnya lumayan seperti yang bisa dilihat di dalam artikel ini.

O ya satu lagi tips tambahan, “sering-sering sapukan mata ke berbagai arah” karena dalam olahraga, seringkali ada momen-momen menarik lainnya, seperti kebiasaan Jonathan Christie membuka baju usai pertandingan yang bikin deg-deg-an kaum hawa. Yang seperti itu juga ada bahkan dalam olahraga tingkat RT/Kampung sekalipun.

Bukan Hanya Kecantikan dan Keindahan Yang Bisa Menarik Perhatian A

Avatar

About Anton Ardyanto

Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya

View all posts by Anton Ardyanto →