Caption Foto : Seperti Apa Bentuk Dan Fungsinya ?

 Caption Foto : Seperti Apa Bentuk Dan Fungsinya ?

Pedagang Cermin Keliling, Jalan Soleh Iskandar Bogor 2019

Caption Foto.

Dua buah kata, yang berasal dari campuran bahasa Inggris dan Indonesia, ini merupakan sesuatu yang sangat umum di kalangan Instagrammer atau Facebooker. Juga bukan hal yang asing bagi para webmaster, blogger, dan insan pers.

Pentingnya memasang caption pada foto atau video membuat puluhan tulisan lahir membahas hal yang satu nu. Bukan hanya berupa penjelasan, tetapi juga beragam teknik, tips & trik, dan variasi cara membuat caption foto sudah dituliskan oleh para dedengkot penggila kedua medsos ini, selain tentunya para blogger.

Tujuannya, tentu saja agar sebuah postingan berbentuk foto bisa menarik perhatian pemirsa, pembaca, atau pengguna lainnya. Dengan begitu, mereka diharapkan akan tergerak untuk memberi Like atau akhirya menjadi follower dari yang memposting.

Konten dari sebuah caption foto (dan sebenarnya juga video) sekarang menjadi sebuah seni tersendiri untuk diracik. Tidak beda dengan sebuah tulisan.

Ada yang menyarankan berisi informasi, tanggal, tahun, tempat, dan seterusnya. Di kalangan pecinta fotografi tidak sedikit yang memberi masukan bahwa sebuah caption foto harus juga berisi data teknis, seperti kamera, lensa, aperture, shutter speed, dan seterusnya.

Itulah caption foto menurut teori para medsos-er (istilah sendiri untuk para pecandu medsos), blogger, dan masyarakat awam.

Tetapi, sebenarnya, pemahaman caption baik pada foto atau video secara resmi berbeda dengan yang dipahami umum loh! 

Yang dimaksud “resmi” dalam hal ini merujuk pada pemahaman dan prakter yang biasa dipakai dalam dunia penerbitan, baik pers atau buku. Tidak berbeda seratus persen, masih banyak bagian yang mirip, tetapi jelas tidak sama.

 

Apa itu Caption Foto ?

 

Karena saya pecinta fotografi dan hampir tidak pernah membuat video, maka caption dalam hal ini terbatas pada foto (meski sebenarnya juga berlaku pada media video).

Nah, definisi caption foto sendiri pada industri penerbitan sebenarnya adalah “judul foto/image/karikatur“.

Contohnya di bawah ini :

CONTOH 1

Caption Foto - Seperti Apa Bentuk Dan Fungsinya

Melawan Arus

CONTOH 2

Caption Foto - Seperti Apa Bentuk Dan Fungsinya

Melawan Arus

Melawan arus adalah hal yang sudah biasa dilakukan di Bogor. Para pengendara motor di Jalan Abdullah Bin Nuh ini tidak segan dan tanpa ragu berkendara menentang arus kendaraan pada Oktober 2019

Contoh 1 : Kata “Melawan arus” adalah caption karena merupakan judul dari foto tersebut

Contoh 2 : Nah, ini sebenarnya tetap dianggap caption dalam artian umum sekarang, meskipun sebenarnya dalam dunia penerbitan terdiri dari dua bagian yang berbeda, yaitu

  • Caption : “Melawan arus”
  • Cutline  : baris keterangan yang berada di bawah caption foto tersebut

Cutline sendiri biasanya merupakan penjelasan singkat tentang foto, tetapi terlepas dari isi tulisan dalam teks yang mengikuti setelahnya. Biasanya akan mengandung 5 W, yaitu Who (Siapa), When (Kapan), What (Apa), Why (Mengapa), dan Where (Dimana).

Begitulah resminya penjelasan dari sebuah caption dan cutline.

Meskipun demikian, mayoritas, bahkan dalam dunia pers sendiri, tidak lagi mempermasalahkan hal seperti ini. Keterangan apapun yang melekat pada sebuah foto atau video, tidak peduli panjang pendeknya dan isinya, akan tetap dianggap caption

Yang terakhir ini merupakan sesuatu yang sudah umum dipahami oleh masyarakat, dimanapun, dan bukan hanya Indonesia. 

Fotografi Sebagai Hobi Langkah Awal Menjadi Fotografer Pro
Lari Pagi Di Kebun Raya Bogor

 

Fungsi Dan Isi Caption Foto 

Caption foto, merujuk pada yang dikenal masyarakat dewasa ini bisa didefinisikan sebagai :

informasi/keterangan, atau penjelasan singkat yang melekat pada sebuah foto yang ingin disampaikan kepada pemirsa/pembaca/yang melihat“.

Jadi, kalau bicara fungsi kalau berdasarkan definisi ini adalah sebagai penyampai informasi terkait dengan sebuah foto. 

Tetapi, sebenarnya caption foto, kalau melihat belakangan ini digunakan juga untuk beberapa hal lain, seperti

  • Memberikan informasi tentang foto
  • Penjelasan singkat tentang cerita dari foto tersebut
  • Memberikan informasi sumber foto, contohnya di media berita kerap tertulis “Getty Images” atau “Istimewa”
  • Memberikan informasi tentang fungsi foto dalam tulisan, contohnya “ilustrasi”
  • Memberikan “kredit” kepada pembuat foto, contoh : sumber foto – Wikimedia dan beserta link ke sumber asal
  • Alat promosi untuk mendatangkan pembaca, seperti bisa dilihat pada tagar di Instagram #streetphotography, #instanusantara, dan sebagainya
  • Sharing pengetahuan : data teknis seperti aperture dan lensa

Isinya bisa beragam dan akan tergantung pada niat, tujuan, dari yang memasang foto dan tentunya pasar yang dituju. Tidak ada batasan pasti.

Tetapi, biasanya kontennya berisi

  • Judul foto
  • Nama orang, nama tempat
  • Sumber foto (kalau foto tersebut diambil dari sumber lain dan bukan karya sendiri)
  • Nama fotografer
  • Tempat kejadian itu direkam
  • Tipe kamera (kalangan penggemar fotografi)
  • Data teknis : aperture, shutter speed, ISO, dan seterusnya (kalangan penggemar fotografi)
  • Harga (bagi pedagang online)
  • Jumlah stok barang (pemilik toko online)
  • Spesifikasi
  • Dan masih banyak lagi lainnya

Semua akan tergantung pada hal yang sudah disebutkan tadi, yaitu niat, tujuan, dan pasar yang dituju.

Bagi penggemar fotografi, tentunya caption foto berisi data teknis akan membantu sesama penghobi untuk bisa belajar dari sana.

Jadi, silakan saja isi sesuai yang Anda mau. Tidak ada batasan yang mengikat. Bahkan, kalaupun Anda tidak mau memasang caption pun bukan masalah, kecuali Anda adalah staf penerbitan pers yang lebih ketat dalam urusan yang satu ini, serta memiliki tata cara dan aturan sendiri.

Sampah Botol Plastik Di Pantai Kartini Rembang
Sampah Botol Di Pantai Rembang 2018

Tips Membuat Caption Foto

Bagian yang ini tidak akan memberikan saran membuat caption foto untuk menarik perhatian yah. Tetapi, lebih kepada tata cara umum saja.

  • Singkat : terlalu panjang juga tidak bagus dan justru mengalihkan perhatian orang dari fotonya sendiri. Lagipula, kalau foto itu bagian tulisan, justru menjadi rancu
  • Menjelaskan foto : caption foto merupakan informasi dan keterangan terkait foto, dan merupakan bagian yang terpisah
  • Informatif : tergantung tujuan dan niat Anda, sebuah caption foto sebisa mungkin informatif. Apalagi kalau Anda adalah seorang pedagang online, kurangnya informasi terkait sebuah foto bisa membuat barang jualan Anda gagal terjual

Nah, itulah yang saya ketahui tentang caption foto.

Siapa tahu bisa bermanfaat.

Bogor, 12 Oktober 2019

 

Mohon bantu share

Anton Ardyanto

http://www.lovelybogor.com

Seorang blogger seorang pecinta fotografi, seorang ayah, seorang anak, seorang suami seorang tetangga.. Cuma orang biasa yang gemar melihat dunia dari viewfinder kameranya

Related post